:::: MENU ::::

Thursday, August 29, 2019

Dunia otomotif di Indonesia berkembang dengan pesat, dimana kebutuhan akan kendaraan khususnya mobil sudah tidak bersifat sekunder lagi melainkan sudah menjadi kebutuhan primer. Sebagai contoh kebutuhan kendaraan, dimana setiap manusia pada saat ini membutuhkan kendaraan untuk melakukan berbagai aktifitasnya sehari-hari. Pertama kali otomotif ditemukan pada tahun 1876 dimana penemu pertamanya Nicolaus August Otto menemukan cara membuat mesin motor di Jerman, dan pada saat  itu perkembangan dunia otomotif berkembang pesat.

Pada tahun 1870 an salah satu negara Asia yaitu Jepang mendirikan  pabrik mobil yang bermerek Mitsubishi. Yang didirikan oleh Yataro Iwasaki. Mobil pabrikan Mitsubishi ini terus meningkatkan produksinya hingga mencapai puncaknya pada tahun 1954 an hingga sekarang sangat diminati oleh seluruh masyarakat. Negara Jepang memang pusat otomotif yang sangat pesat selain Mitsubshi Jepang juga mendirikan pabrik mobil bermerek Toyota. Yang didirikan oleh Kichiro Toyota pada tahun 1930 an.

Sudah banyak sekali mobil-mobil yang dibuat oleh Toyota dan Mitsubshi bahkan dua merek mobil tersebut menjadi viral di pemasaran, tiap tahun dua merek mobil ini saling bersaing untuk menarik semua konsumen-konsumen nya. Salah satu mobil buatan terbaru Toyota yakni Toyota Fortuner yang sangat diminati oleh konsumen otomotif, tidak mau kalah dengan Toyota, Mitsubishi pun mengeluarkan mobil yang tidak kalah gaharnya dengan Toyota Fortuner.

Perbedaan Fortuner dan Pajero

Setelah lebih dari satu dekade Toyota menguasai pasar SUV medium dengan Toyota Fortuner sebagai ujung tombaknya, akhirnya mendapatkan perlawanan sengit dari generasi terbaru All New Fortuner. SUV andalan Mitsubishi itu sendiri telah dibekali amunisi teknologi mesin, dan racikan desain eksterior dan interior memikat untuk mengadang laju pertumbuhan penjualan Fortuner di Indonesia.

Desain

Dari segi eksterior, Mitsubishi Pajero Sport menggunakan bahasa desain lebih agresif berkat bahasa desain Dynamic Shield memiliki tampilan yang lebih agresif ketimbang Toyota Fortuner.  Pada Fortuner sendiri bahasa desain mereka ‘Keen Look’ tetap menjadi basis. Sama juga seperti Pajero Sport, Fortuner juga menggunakan bahasa desain yang global. Pada Fortuner sendiri lampu utama¬nya kini lebih menyipit namun menyuguhkan teknologi yang pertama kali digunakan di kelasnya yaitu menggunakan Bi-LED, yang berarti Fortuner sendiri memiliki lampu jauh dan lampu dekat dalam satu buah proyektor lampu dengan teknologi LED. Sementara Pajero Sport sendiri desainnya juga menyipit tapi hanya satu lampu LED saja. Tapi Pajero Sport ini memiliki headlamp washer untuk membersihkan lampu depan sedangkan Fortuner tidak memilikinya.

Eksterior

Bagi mayoritas konsumen Fortuner dan Pajero Sport, mungkin akan mengamini bahwa keduanya punya desain dan gaya yang jauh membaik dibandingkan generasi sebelumnya, tapi harus diakui, Fortuner lebih main aman daripada Pajero Sport. Maksudnya adalah, desain Fortuner tidak punya elemen yang kelewat nyeleneh yang bisa bikin konsumen sangat suka atau malah sangat benci. Kebiasaan Toyota memang, rata-rata desain barunya harus bisa main aman (kecuali Sienta).

Harga Pajero Sport lebih murah dari Toyota Fortuner. Fortuner terbaru memang kalah dalam hal tenaga dan juga torsi, namun Fortuner unggul dalam hal keselamatan dengan sajian tiga airbag dibanding Pajero Sport yang hanya dual airbag standar saja. Fortuner unggul pula dengan fitur audio lebih baik dan power back door.

Urusan desain, tentu domain pribadi dan tergantung dari selera masing-masing orang yang melihatnya. Namun memang hanya ada satu pemenang dalam komparasi ini dan yang terbaik adalah Mitsubishi Pajero Sport pastinya. Alasannya karena Pajero Sport memiliki lebih banyak keunggulan produk dari Toyota Fortuner.
Categories:

0 comments:

Post a Comment