:::: MENU ::::

Tuesday, April 14, 2020

Ciri Virus Corona di Indonesia

Virus corona kini telah mengancam dunia, termasuk Indonesia, kasus pertama dimulai oleh dua WNI yang positif corona dan keduanya adalah warga kota Depok. Pasien terdiri atas ibu dan anak yang pernah melakukan kontak dengan warga Jepang yang telah terinfeksi corona di negara Malaysia setelah meninggalkan Indonesia. Virus ini menginfeksi manusia dengan gejala maupun tanpa gejala, jika tubuh terinfeksi maka akan terlihat dalam waktu 2 dan 4 hari, sebagian besar kasus menunjukkan ciri virus corona pada hari ke 11 dan 12, jika mengalami gejala maka segera konsultasikan dengan dokter.

Untuk orang yang telah terinfeksi biasanya mengalami demam tinggi pada minggu pertama, suhu tubuh lebih normal dengan suhu 38 derajat Celcius menggunakan alat deteksi thermal yang disediakan pada beberapa tempat umum. Jika mengalami peningkatan suhu tubuh sebaiknya segera waspadai. Ciri yang terinfeksi virus adalah merasa kelelahan, kelelahan ditunjukkan oleh tubuh yang letih, lesu dan lemas ketika melakukan aktifitas seperti biasa. Kelelahan ini membuat otot menjadi tegang, penurunan fungsi otak dalam menjalankan beberapa rutinitas harian. Ciri selanjutnya ditandai oleh batuk yang tidak berdahak, karena virus corona menyerang saluran pernapasan manusia, jika sedang batuk sebaiknya gunakan etika dengan menutup mulut dengan siku tangan dan hidung.

Pegal-pegal adalah ciri virus corona yang telah terinfeksi, gejala ini merupakan respon tubuh dalam mengirimkan sinyal ke otot seluruh tubuh sehingga pada pekan pertama akan merasakan sakit secara berlebih pada otot dan juga jaringan. Gejala yang selanjutnya dirasakan adalah penurunan nafsu makan karena menyebabkan paru tidak terasa nyaman, di area, mual dan lainnya. Menurut Halodoc menjelaskan bahwa gejala tidak selalu dirasakan oleh pasien yang terinfeksi dan bukan menjadi ciri khas karena jarang terjadi. Sesak napas adalah ciri utama ketika mengalami infeksi yang menyerang kekebalan tubuh manusia dan sistem pernapasan. Gejala ini muncul pada minggu kedua. Gejala awal yang diberikan adalah flu biasa seperti sakit kepala, hidung tersumbat dan sakit tenggorokan.

Virus corona lebih rentan dengan kelompok lanjut usia dengan penyakit riwayat kronis. Kementerian Kesehatan Indonesia telah membagi dua kategori yang memiliki resiko tinggi dalam penularan virus. Kategori pertama dimana seseorang telah melakukan kontak langsung dengan orang yang telah positif corona dengan waktu 14 hari dan berada dalam ruangan berjarak 1 meter setiap orangnya. Kategori kedua seseorang yang berada di wilayah episenter virus didalam maupun luar negeri dalam waktu 14 hari. Berdasarkan hal ini maka resiko tinggi terhadap virus corona untuk mendapatkan tindakan medis. Hal ini untuk mampu mengurangi volume secara berlebihan di fasilitas kesehatan.

DKI Jakarta merupakan wilayah dengan pasien positif terbanyak dan kini mengalami kenaikan 1071 kasus hingga April 2020. Berdasarkan website resmi corona di Jakarta menunjukkan jumlah 58 orang telah sembuh, 98 orang telah meninggal, 696 telah mendapatkan perawatan dan sekitar 219 telah diisolasi mandiri. Terdapat 726 orang yang sedang menunggu hasil dan 646 kasus telah diketahui titik penyebarannya dan sekitar 425 masih belum diketahui.

Sedangkan berdasarkan data Kementerian Kesehatan menunjukkan data penambahan jumlah kasus virus corona. Ciri virus corona yang telah kini banyak menyebar membuat orang semakin terlalu panik jika mengalami demam atau hanya mengalami batuk. Namun dengan beberapa pilihan seseorang dapat melakukan cek kesehatan jika sudah melakukan kontak dan telah mengalami gejala corona lebih dari 2 hingga 4 hari.
Categories:

0 comments:

Post a Comment